POLIGAMI? (Percakapan Dengan Aa, melalui Messenger)
Wednesday, December 13th, 2006Silakan dicermati .
Aa_online :Assalamualaikum ..
f_rachmanto : Waalaikum salaam ?
f_rachmanto : Aa .. lama gak online
nih, ? kemana aja ?
Aa_online : Ah ? Aa mah disini aja,
Kang Oji kumaha damang?
f_rachmanto : Baik A, kumaha bulan
madu?
Aa_online : Ah, eta deui, eta deui ?
hehehe ?
f_rachmanto : Sori A, habis kaget nih
Aa nikah lagi
Aa_online : Aduh kenapa atuh mesti
kaget segala. Kan berpoligami teh
diijinkan Allah.
f_rachmanto : Diijinkan lho A, bukan
diwajibkan.
Aa_online : Betul. Hukumnya sunnah.
f_rachmanto : Kenapa sih A, nikah lagi?
Aa_online : Aduuh ini lagi
pertanyaanya , Kumaha nya ngajawabnya?
f_rachmanto : Apa ada yg kurang dari
Teteh?
Aa_online : Wah, insya Allah bukan
karena itu, Teteh itu wanita yang
sangat luar biasa.
f_rachmanto : Jadi kenapa?
Aa_online : Begini, pernikahan Aa yang
kedua ini latar belakangnya ya sama
saja dengan alasan orang lain menikah.
Kang Oji dulu kenapa menikah?
f_rachmanto : Mmmm ? Karena saya dan
istri saling cinta, dan pengen hidup
bareng membangun keluarga yang sakinah?
Aa_online : Begitu juga Aa dengan
pernikahan kedua ini.
f_rachmanto : Tapi Aa kan bisa
menyakiti hati Teteh. Apalagi anak-
anak Aa. Anak mana sih yang rela
Ayahnya nikah lagi.
Aa_online : Yah, saya juga katakan ini
bukan keputusan mudah. Saya mohon maaf
sama Teteh dan anak-anak saya, jika
keputusan ini tidak enak buat mereka.
Namun saya juga berharap ini bisa jadi
hikmah bagi mereka untuk melatih
keikhlasan mereka. Dan alhamdulillah
Teteh dan anak-anak dapat menerima ?
f_rachmanto : Maaf nih A, kok tega
menyakiti hati orang yang kita cintai?
Aa_online : Sudah tentu saya tidak
tega, tapi ?
f_rachmanto : Kalau tidak tega kenapa
tetap dilaksanakan?
Aa_online : Begini, karena ada tujuan
yang menurut Aa insya Allah baik.
Dan Aa yakin keluarga Aa akan dapat
ikhlas menerima keputusan Aa.
f_rachmanto : Maaf A, apakah ini untuk
kepuasan seks?
Aa_online : Semua pernikahan bukan nya
selalu ada aspek seks? Namun seks
tentu bukan satu2 nya aspek dan bukan
yang paling utama.
Aa_online : Salah satu hikmah
pernikahan adalah untuk mencegah
manusia dari kerusakan akibat perilaku
seks seperti binatang. Kang Oji bisa
lihat perilaku saudara-saudara kita
dewasa ini yang lama-lama menganggap
seks diluar nikah bukan hal terlarang.
Ini harus diluruskan ?
f_rachmanto : Dengan poligami?
f_rachmanto : Bukan kah nanti jadi nya
poligami iya, zina jalan terus ?
Aa_online : Yah kalo masalah zina mah,
kalo moral orangnya sudah mengizinkan
zina ya bagaimana ya? Tapi ada
pandangan juga nih. Barangkali
masyarakat kita sekarang juga yang
mengkondisikan perzinahan.
f_rachmanto : Maksud Aa?
Aa_online : Yah, masyarakat sekarang
kan semakin permisif terhadap hubungan
laki-laki dan perempuan, semakin
menganggap lembaga keluarga tidak
penting, menganggap lembaga pernikahan
tidak penting. Sementara namanya
dorongan hubungan seks adalah sesuatu
yang alamiah dan pasti terjadi. Paham
maksud Aa?
f_rachmanto : Rada ngantuk sih A, tapi
paham lah.
f_rachmanto : Ya jujur aja sih, kalau
sekarang kita denger sepasang laki-
laki perempuan tinggal bersama tanpa
menikah dianggap semakin biasa.
Aa_online : Padahal dulu enggak
f_rachmanto : Ya , dulu nya itu tabu.
Aa_online : Demikian pula poligami
f_rachmanto : Halahh ? belok nya jago
bener
Aa_online : Hehehe bukan begitu. Ini
kenyataan. Coba kita perhatikan dalam
sejarah. Orang jaman dulu
mempraktekkan poligami. Bahkan kalau
tingkatannya raja atau bangsawan,
istrinya bisa ratusan ?
f_rachmanto : Dulu dianggap biasa,
sekarang dianggap tabu.
Aa_online : Betul
f_rachmanto : Itukan dulu Aa
Aa_online : Betul, maksud Aa cuma
ingin kasih gambaran bahwa pandangan
masyarakat bisa berubah.
f_rachmanto : Tapi Aa, kenapa kita
selalu melupakan konteks “adil” dalam
ketentuan berpoligami.
f_rachmanto : Maksud saya, kalau istri
pertama sampai merasa tidak ridha saja
kan sudah tidak adil. Saya pernah baca
sih, ada beberapa istri yang dari awal
ikhlas suami nya menikah lagi, bahkan
membantu mencarikan istri baru. Tapi
kan angkanya sangat sedikit. Artinya,
poligami baru bisa dilaksanakan dalam
kondisi yang hampir mustahil.
Aa_online : Tapi mungkin
f_rachmanto : Ya ?
Aa_online : Apa tidak mungkin ada
istri yang ikhlas suaminya menikah
lagi karena sesuatu hal, katakan yang
sifatnya darurat?
f_rachmanto : Ya mungkin saja, tapi
kecil ?
Aa_online : Tetap saja mungkin.
Aa_online : Dan hukum agama
dimaksudkan untuk memberi jalan keluar
bagi hal yang mungkin tadi.
f_rachmanto : OK Aa, saya tidak pernah
mempertanyakan legalitas berpoligami.
Tertulis dalam teks dengan sangat
jelas itu diperbolehkan.
f_rachmanto : Tapi bukankah sesuatu
yang boleh belum tentu baik.
Aa_online : Misalnya ?
f_rachmanto : Misalnya saya membeli
mobil mewah sementara saudara-saudara
saya ada yang putus sekolah karena
kurang biaya, terjepit hutang, atau
bahkan kelaparan …
f_rachmanto : Beli mobil pake uang
saya sendiri, halal, ya boleh dong.
Tapi tidak baik saya lakukan karena
akan menyakiti hati saudara-saudara
saya ?
Aa_online : Membeli mobil tadi “tidak
baik” ukuran nya apa? Dibandingkan
dengan apa?
f_rachmanto : Dibanding dengan
misalnya menyedekahkan uang saya tadi ?
Aa_online : Setuju. Nah, kalau
dibanding dengan menggunakan uang tadi
untuk berjudi di kasino?
f_rachmanto : Ya lebih baik beli mobil.
Aa_online : Sangat relatif ya?
f_rachmanto : Hmm ? ya.
Aa_online : Jadi itu semua akan sangat
subyektif, dan sangat tergantung
konteks. Tidak bisa dihakimi secara
hitam-putih begitu saja. Dari satu
kasus dengan kasus lain akan berbeda.
Aa_online : Poligami itu seperti pintu
darurat di sebuah pesawat. Boleh
digunakan, kalau memang keadaan
mengharuskan. Tapi juga jangan
digunakan kalau pesawatnya baik-baik
saja. Jadi harus tahu ilmunya.
f_rachmanto : Hehehe ? Memang
pernikahan Aa sama Teteh tidak baik2
saja ya ?
Aa_online : Tuh kan ? Kalo ini mah
jadi ngegosip ?
f_rachmanto : Iya sori Aa, becanda.
Thanks penjelasannya.
f_rachmanto : BTW ini lagi online di
Daarut Tauhid ya A?
Aa_online : Lha koq Daarut Tauhid?
f_rachmanto : Lho? Ini Aa Gym kan ?
Aa_online : Aduh Ji! Ini mah saya
atuh, Aa Dadang, temen kerja kamu dulu!
f_rachmanto : Astaghfirullah? Kirain
dari tadi teh Aa Gym ?
Serius banget bacanya !!!